TIME

Home » » GEMPA 6,5 SR Guncang Kebumen

GEMPA 6,5 SR Guncang Kebumen

Written By Andi Bakhtiar Arsyad on Minggu, 26 Januari 2014 | 12.13.00




Gempa terjadi sekitar pukul 12.14 WIB dengan kedalaman 48 kilometer. Pusat gempa berada di 104 kilometer arah barat daya Kebumen. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter (SR) mengguncang Jawa Tengah bagian selatan pada Sabtu, 25 Januari 2014, pukul 12.14. Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan gempa bumi tersebut berpusat 147 kilometer di barat daya Yogyakarta.
Efek gempa 6,5 SR yang melanda Kebumen menyebabkan serambi kiri Masjid Jami At-Taqwa di Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah roboh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Habis selesai salat Zhuhur, sudah kosong, terus semua gerak-gerak dan masjid dengan cepat ambruk,” kata Palupi Andriani, seorang saksi mata, saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (25/1/2014).
Akibat peristiwa ambruknya masjid tersebut menyebabkan sebuah teras rumah yang berada disebelahnya ikut tertimpa bangunan masijd.
“Sekitar pukul 12.00 WIB ada gempa sedikit-sedikit makin kencang, tahu-tahu brugg..langsung ambruk keras banget, untung sudah ke luar semua,” ujar Rizal, warga sekitar.
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/01/25/efek-gempa-kebumen-serambi-masjid-at-taqwa-banyumas-roboh.html#sthash.3Pv8khPe.dpuf
"Gempa di Samudra Hindia pada kedalaman 48 klometer. Tidak ada potensi tsunami," kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Januari 2014. Guncangan dirasakan di sepanjang pantai selatan mulai dari Cilacap, Kebumen, hingga Purworejo. Gempa juga dirasakan di Yogyakarta, Solo, Boyolali, Klaten, Magelang, Sragen, hingga Semarang. Durasi gempa yang dirasakan masyarakat berbeda-beda di beberapa tempat.

"Masyarakat berhamburan ke luar rumah dan bangunan. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Ahmad Lani mengatakan gempa di barat daya Kebumen tidak mempengaruhi sesar gempa di perbatasan Banjarnegara dan Kebumen. "Sesar di perbatasan itu pasif, kemungkinan tidak akan terpengaruh," katanya.

Ia mengatakan, pada 6 Juni 2011, sesar tersebut pernah melepaskan energi dengan kekuatan 3,6 dan 3,9 SR. Hanya, karena sudah tua, sesar tersebut tidak terlalu berbahaya.

Menurut dia, gempa Kebumen terjadi karena lempeng Australia menyusup ke lempeng Asia. Gempa bisa terasa di hampir seluruh Pulau Jawa karena besarnya kekuatan gempa. Selain itu, kedalaman gempa dinilai cukup dangkal, yakni hanya 48 kilometer.

Menurut dia, lempeng di Kebumen masih satu rangkaian dengan lempeng yang menimbulkan gempa di Yogyakarya, Pangandaran, dan Cilacap beberapa tahun lalu. Ia menyebutkan getaran gempa juga cukup kuat dirasakan di Banjarnegara.

Info gempa terkini link disini

Efek gempa 6,5 SR yang melanda Kebumen menyebabkan serambi kiri Masjid Jami At-Taqwa di Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah roboh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Habis selesai salat Zhuhur, sudah kosong, terus semua gerak-gerak dan masjid dengan cepat ambruk,” kata Palupi Andriani, seorang saksi mata, saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (25/1/2014).
Akibat peristiwa ambruknya masjid tersebut menyebabkan sebuah teras rumah yang berada disebelahnya ikut tertimpa bangunan masijd.
“Sekitar pukul 12.00 WIB ada gempa sedikit-sedikit makin kencang, tahu-tahu brugg..langsung ambruk keras banget, untung sudah ke luar semua,” ujar Rizal, warga sekitar.
Sementara kepala Desa Kranggan, Pujiantoro mengatakan bangunan masjid yang mengalami kerusakan yakni di bangunan bagian sayap kiri masjid yang ambruk..
“Kemungkinan masjid itu ambruk karena guncangan gempa yang menyebabkan satu tiang penyangga masjid bergeser dan tidak kuat menahan guncangan gempa tadi,”
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/01/25/efek-gempa-kebumen-serambi-masjid-at-taqwa-banyumas-roboh.html#sthash.9ebRnQYk.dpuf
Efek gempa 6,5 SR yang melanda Kebumen menyebabkan serambi kiri Masjid Jami At-Taqwa di Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah roboh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Habis selesai salat Zhuhur, sudah kosong, terus semua gerak-gerak dan masjid dengan cepat ambruk,” kata Palupi Andriani, seorang saksi mata, saat berbincang dengan wartawan, Sabtu (25/1/2014).
Akibat peristiwa ambruknya masjid tersebut menyebabkan sebuah teras rumah yang berada disebelahnya ikut tertimpa bangunan masijd.
“Sekitar pukul 12.00 WIB ada gempa sedikit-sedikit makin kencang, tahu-tahu brugg..langsung ambruk keras banget, untung sudah ke luar semua,” ujar Rizal, warga sekitar.
Sementara kepala Desa Kranggan, Pujiantoro mengatakan bangunan masjid yang mengalami kerusakan yakni di bangunan bagian sayap kiri masjid yang ambruk..
“Kemungkinan masjid itu ambruk karena guncangan gempa yang menyebabkan satu tiang penyangga masjid bergeser dan tidak kuat menahan guncangan gempa tadi,”
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/01/25/efek-gempa-kebumen-serambi-masjid-at-taqwa-banyumas-roboh.html#sthash.9ebRnQYk.dpuf
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. OPTIMALISASI SUMBER DAYA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger